Sepi

Tirai jendela Aluna melambai-lambai tersapu angin, bunga lavender yang ia taruh di nakas ikut bergerak mengikuti arah embusan. Gadis itu berdiri, menatap keluar dengan tatapan sedu. Kian hari, dunia nampak hening seperti hidup seorang diri, katanya. Ia menangis lagi. Berat. Hari-hari yang ia lalui begitu mengerikan, ia ingin berlari, ia ingin bebas. Masa pemulihan ternyata benar-benar menguras separuh dirinya. 

Ia menoleh mencari kalender, lalu menangis kembali ketika melihat jadwal pemeriksaan yang masih terbilang lama. Karena satu-satunya harapan untuk bisa menghirup jalanan, menginjak rumput basah berembun, atau menyapa satpam komplek adalah dengan pemeriksaan itu. Teman-temannya mungkin sudah bosan mengacak-acak ruang tamu, membawa banyak buah tangan, hingga tidur berhari-hari disana. Sampai, ketika mereka pulang, ia sendiri sepi merutuki waktu.


Perasaan terasing adalah satu di antara beribu banyak hal menyakitkan dalam hidup. Sebab, kita seperti dipaksa berjalan seorang diri ditengah badai. 


df

Komentar

  1. Gapernah ngecewain, selalu keren♡ makasih sudah bertahan sejauh ini๐Ÿ’“

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bnyakkk!!! sending virtual hug❤️❤️

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer