Barang Kali, Kesempatan Itu Ada Untukmu Juga
Barang kali, di semesta yang berbeda kita memiliki kesempatan lain.
Kesempatan yang mungkin dapat menerima segala maaf dan sesalmu. Kesempatan yang mungkin juga dapat membawaku pada sesuatu yang menyenangkan, bukan kecemasan atau kemalangan, lagi. .
Namun, aku kerap bertanya,
Di semesta ini, akankah aku dan kamu saling mengusahakan kesempatan itu?
-
Dan pada akhirnya,
Aku memutuskan untuk menutup rapat-rapat segala harap yang telah aku maktubkan pada buku usangku itu. Karena, kita sudah benar-benar selesai. Tak lagi ada kesempatan—bahkan kemungkinan untuk mengulang, sekali lagi.
Sebab teramat sulit untuk memulai kembali meski kita sama-sama tahu seperti apa diri kita, namun hal itu tak cukup untuk memperbaiki segala yang telah carut-marut. Kita, sama-sama tak paham.
Dan, lagi-lagi ku katakaan; Aku ingin segala harapku diperjuangkan, seadanya diriku dirayakan, dan kecacatanku dimaklumi.
Lalu, aku menemukan kesempatan itu pada semesta lain, pada peluk yang membawaku dalam ketenangan abadi, peluk yang memahami kekacauanku, serta peluk yang meluruhkan seduku. Barang kali, kesempatan itu ada untukmu juga. Meski banyak lara dan pilu, kamu pernah menjadi tempatku pulang dan karena itu aku mendoakan kebaikanmu, selalu.
Berbahagialah, dimanapun pada apapun.
Df

.jpg)

Komentar
Posting Komentar