Kau tahu?
Aku yang menyeka air matanya
Mendekap hangat,
Memberi ruang,
Supaya ia bisa menyalurkan segala kesedihan
Namun,
Setelah membaik
Ia pergi
Katanya, terimakasih sudah menjadi teman
Ah, aku lupa
Kita ini kan hanya sebatas dedaunan dan rumput
Sebentar,
Jika seperti itu, mengapa pulang?
df
😢
BalasHapus:)
Hapus